Digital clock - DWR

Kamis, 28 Mei 2015

Download Orange (Accoustic version) by 7!! (Seven Oops)

Salah satu lagu kesukaan saya, Original Soundtrack (Ost) dari anime Shigatsu wa Kimi no Uso ending ke-2, Orange (Accoustic version) by 7!! (Seven Oops).

Penasaran? langsung klik disini aja

Download Blanco by 7!! (Seven Oops)

Saya mau share lagu nih, judulnya Blanco by 7!! (Seven Oops).

Download disini

Rabu, 20 Mei 2015

Download Okumura Rin Satan

Okumura Rin, merupakan karakter Protagonis dan juga karakter utama utama dalam sebuah manga karangan Katou Kazue yang berjudul Ao No Exorcist (Blue Exorcist), manga tersebut sudah diadaptasi kedalam sebuah anime dengan judul yang sama.

Nah saya ingin berbagi hasil menggambar karakter utama Okumura Rin dengan menggunakan Paint Tool SAI.

untuk link downloadnya di bawah ini

Download Okumura Rin Satan jpg

Nijimura Koutaro

Nijimura Koutaro, adalah karakter fiksi pertama yang saya buat, dengan durasi pembuatan kurang lebih 2 hari akhirnya karakter fiksi ini berhasil di selesaikan.
Profil singkat Nijimura Koutaro:
Nama untuk Indonesia : -
Nama untuk Jepang : Nijimura Koutaro
Lahir : 16 Mei
Zodiak : Taurus
Golongan Darah : O
untuk lebih detailnya bisa di download https://www.tusfiles.net/ulc1bdla6oyy

Selasa, 28 April 2015

Belajar Menggambar Digital dengan Paint Tool SAI


Menonton anime dan membaca manga (komik), merupakan bagian dari hobi saya, menggambar pun tak lepas dari hobi yang saya nikmati. Sambil mengisi waktu senggang di sela-sela kesibukkan saya bekerja dan kuliah, saya mengisinya dengan menggambar ataupun baca buku. Salah satu teman saya kebetulan minta dbuatkan gambar menggunakan aplikasi Paint Tool SAI. Saya akan berbagi hasil menggambar saya dengan menggunakan Paint Tool SAI, saya juga masih belum mahir, tapi mudah-mudahan hasilnya bisa dinikmati.
Berikut hasilnya :








Rabu, 07 Januari 2015

Efektifkah Ujian Nasional Dalam Proses Pembelajaran?



S
etiap menjelang berakhirnya tahun ajaran, setiap instansi pendidikan (baik sekolah, Dinas Pendidikan dll) tentunya di sibukkan dengan penyelenggaraan yang rutin di lakukan setiap tahunnya yakni Ujian Nasional (UN). Mulai dari persiapan logistik (lembar soal) hingga persiapan administrasi peserta (UN) yang jauh-jauh hari di siapkan; seperti usulan calon peserta UN, BIOS UN (Biodata Peserta UN) dan juga kesanggupan setiap sekolah untuk menyelenggarakan UN. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah (dibaca MENDIKNAS) dalam upaya mencerdaskan bangsa, seperti yang tertuang dalam UUD 1945 yakni “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Namun dibalik itu semua masih mengundang pro dan kontra dari beberapa pihak yang menjadikan UN sebagai standar kelulusan. Pasalnya UN di anggap kurang/tidak efektif dalam proses pembelajaran. Berdasarkan fakta yang ada perbedaan standar kualitas sarana prasarana sekolah di Indonesia bagian Barat (Pulau Jawa khusunya) berbeda dengan wilayah Indonesia bagian Timur seperti Sulawesi, Maluku, Papua dll, dari segi tenaga pendidik dan kependidikan juga memiliki kualitas yang berbeda. Yang menjadi permasalahan adalah kurangnya perhatian pemerintah dalam mengelola sarana dan prasarana sekolah yang ada.

Dengan ketentuan standar nilai tertentu dalam UN sebagai syarat lulusnya sekolah malah semakin menjadikan kualitas pendidikan di Indonesia justru semakin menurun. Dengan standar nilai yang ditentukan ini, bukan hanya siswa yang merasa terbebani dengan target harus mencapai standar tersebut, tidak jarang sekolahpun ikut berperan dalam memanipulasi nilai ujian sekolah para siswa agar mampu menutupi nilai UN jikalau kurang atau bahkan tidak mencapai standar nilai tersebut, bahkan ada yang nekat membayar dengan rupiah hanya demi kunci jawaban soal UN. Hal ini dilatar belakangi karena sekolah tidak ingin turun reputasinya hanya karena ada siswanya yang tidak lulus dalam Ujian Nasional. Karena dewasa ini reputasi sekolah dilihat dari seberapa banyak siswanya yang lulus dalam Ujian Nasional. Dengan demikian Ujian Nasional bukan hanya dijadikan sebagai barometer untuk mengetahui tingkat kecerdasan siswa melainkan juga sebagai alat ukur untuk mengetahui sekolah unggulan atau tidak.

Jika kita melihat lebih jauh lagi dari segi sarana dan prasana antara sekolah yang berada di pedesaan dengan yang berada di kota jelas sekali perbedaan kualitasnya, dimana sekolah yang berada di kota falisitasnya boleh dibilang menunjang atau bahkan sangat menunjang untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan suasana yang aman dan nyaman tentunya, dimana tidak ada ancaman ruang kelas yang roboh, ataupun yang lainnya. Kontras sekali dengan fasilitas sekolah yang berada di pedesaan dimana fasilitas serta sarana prasananya yang kurang menunjang untuk terciptanya suasana belajar yang aman dan nyaman. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan bagaimana kondisi setiap sekolah yang berada di pedesaan apakah sudah bisa memberikan kenyamanan bagi siswanya dalam proses belajar?

Berdasarkan berita yang di kutip dari detik.com besar dana yang di anggarkan oleh pemerintah untuk Ujian Nasional tahun 2013 lalu mencapai Rp. 543,4 miliar atau setengah triliun rupiah lebih untuk dana Ujian Nasional (UN) 2013. Anggaran ini setara dengan biaya per siswa Rp 39.000 dari total 14 juta siswa. Selain itu juga UN tahun 2013 yang lalu menjadi sorotan masyarakat karena keterlambatan pendistribusian soal yang menyebabkan terlambatnya penyelenggaraan UN di 11 Provinsi di Indonesia yang rencananya akan di gelar secara serentak di seluruh Indonesia. Padahal dengan anggaran sebesar itu bisa digunakan untuk memperbaiki sarana prasarana serta fasilitas di setiap sekolah yang mempunyai kekurangan agar dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan suasana yang nyaman serta memberikan rasa aman terhadap siswanya.
Lantas seberapa efektifkah Ujian Nasional (UN) dalam proses pembelajaran untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia ini? Setuju kah anda dengan adanya Ujian Nasional (UN) sebagai barometer pendidikan di Indonesia?

Selasa, 06 Januari 2015

Hati-hati dengan Syirik



S
yirik. Apa yang terlintas di pikiran Anda ketika mendengar kata tersebut? Kebanyakan orang mengira bahwa syirik itu sama dengan sifat iri. Namun, tahukah Anda bila syirik sebenarnya tidak ada kaitanya dengan penyakit hati ini (iri). Syirik sendiri merupakan salah satu penyebab dosa besar. Kenapa? untuk mengetahuinya mari simak uraian di bawah ini.
Syirik yaitu menyamakan selain Allah dengan Allah dalam Rububiyyah dan Uluhiyyah Allah swt. Syirik ini dapat disamakan dengan menduakan hati. Pernahkah anda membayangkan, bagaimana rasanya jika orang yang kita sayangi ternyata menduakan kita? Tentunya, kita merasa sakit yang luar biasa, sakit yang tak terlihat secara fisik.
Syirik (mempersekutukan Allah) merupakan dosa yang paling besar dan paling berat disisi Allah swt sebagaimana firman-Nya:

وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ -١٣-
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”
(Q.S Luqma [31] : 13)

Dan tatkala beliau, Rasulullah Saw. ditanya, dosa apa yang paling besar? Beliau menjawab, “Kamu membuat sekutu untuk Allah, sementara Dia telah menciptakanmu.” (H.R Muttafaqun ‘Alaihi).
Allah adalah dzat yang sangat menyayangi kita, mengasihi kita, memberikan kenikmatan kepada kita, dan seterusnya. Kita diperintahkan hanya menyenbah kepada-Nya dan hanya meyakini bahwa Dia-lah yang maha segalanya. Syirik adalah satu-satunya dosa yang tak terampuni. Syirik sendiri terbagi kedalam dua jenis yaitu syirik akbar (besar) pelakunya dihukumi keluar dari Islam, dan Allah tidak akan pernah mengampuninya, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an. Allah swt berfirman,

إِنَّ اللّهَ لاَ يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ وَمَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْماً عَظِيماً -٤٨-
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (Q.S An-Nisa’ [4]: 48)
Syirik besar ada empat macam:
  1.       Syirik dalam berdo’a dan permohonan

Meminta kepada orang sudah mati atau yang tidak hadir di hadapan kita adalah syirik, karena do’a adalah ibadah yang hanya Allah swt yang berhak atasnya. Allah swt berfirman :

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ -١٣- إِن تَدْعُوهُمْ لَا يَسْمَعُوا دُعَاءكُمْ وَلَوْ سَمِعُوا مَا اسْتَجَابُوا لَكُمْ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكْفُرُونَ بِشِرْكِكُمْ وَلَا يُنَبِّئُكَ مِثْلُ خَبِيرٍ -١٤-
Dia Memasukkan malam ke dalam siang dan Memasukkan siang ke dalam malam dan Menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhan-mu, milik-Nya-lah segala kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tidak mendengar seruanmu, dan sekiranya mereka mendengar, mereka juga tidak memperkenankan permintaanmu. Dan pada hari Kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu seperti yang diberikan oleh (Allah) Yang Maha Teliti” (Q.S Fathir [35] : 13-14)

Rasulullah Saw. bersabda : “Barang siapa yang meninggal dunia sedang ia meminta kepada niddan selain Allah, maka dia masuk neraka” (H.R Bukhari)
Niddan artinya yang dipersekutukan dengan Allah. Bagaimana mungkin si mayit diminta sesuatu darinya sementara dirinya masih membutuhkan do’a dari orang yang masih hidup, sedangkan amalnya telah terputus disebabka kematiannya, kecuali sesuatu yang dapat sampai kepadanya seperti do’a dan lainnya. Berbeda dengan orang yang masih hidup, dia masih berada pada masa beramal. Orang yang telah mati gembira apabila dido’akan . bagaimana mungkin memohon kepadanya sementara dia memerlukan bantuan (do’a). adapun orang yang masih hidup namun tidak ada di hadapan kita, tidak dapat mendengar seruan orang yang jauh darinya, maka bagaimana bisa memenuhi seruan tersebut?
2.      Syirik niat, keinginan dan kehendak
3.   Syirik ketaatan, yaitu mentaati ulama dalam mengharamkan apa yang Allah halalkan dan menghalalkan apa yang Allah haramkan.
4.    Syirik kecintaan, yaitu mencintai seseorang seperti mencintai Allah swt.

Yang kedua yaitu syirik asghar (kecil), yaitu yang tidak mengeluarkan pelakunya dari agama Islam, seperti syirik yang tersembunyi yang dapat membuat sia-sia amal perbuatnnya karena tercampur olehnya. Yang termasuk kedalam syirik kecil diantaranya : 1) Riya, 2) Bersumpah dengan selain Allah, 3) Tatayyur (ramalan).
Ringkasnya seperti itulah yang dimaksud dengan syirik. Semoga tulisan ringkas ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca yang budiman, serta mengingatkan kita akan bahayanya berbuat syirik.
Wassalam.


Daftar Pustaka
-Tafsir Sepersepuluh dari Al-Qur’an Al-Karim
-Abdul Waid, Lezatnya Qiyamul Lail, (Yogyakarta, Citra Risalah, 2011) Cet. Ke-1